Sunday, 9 October 2016

PERSIAPAN MUSIM HUJAN


Kepala Sub-Bidang Informasi Meteorologi BMKG Hary Tirto Djatmiko menjelaskan bahwa musim kemarau tahun ini akan mundur dari siklus musim kemarau pada umumnya. "Tahun 2016 ini musim kemaraunya mundur dan akan didominasi oleh hujan normal. Kondisi seperti ini biasanya kami sebut dengan nama kemarau basah," kata Hary saat dihubungi Kompas.com, Senin (20/6/2016).
Untuk mengantisipas musim hujan yang akan segera datang maka berikut hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi musim hujan.

Payung
Sedia payung sebelum hujan. Beberapa orang banyak mikir kalau bawa payung saat berpergian itu bakal ribet. Itu bener juga sih, tapi kalo dibandingkan kehujanan atau mungkin gak bisa bergerak karena hujan sih, ya mendingan tetep persiapin payung. Ribet dikit gak apa lah, lagipula ada kan payung yang ukurannya kecil, jadi lebih enak di bawa kemana-mananya. Masa iya ngurusin pacar yang super ribet aja mau, bawa payung doang aja nggak mau sih?

Jas Hujan
Kalau yang ini khusus buat para bikers. Ayo mulai ubek-ubek lagi tuh jas hujan yang mungkin beberapa bulan lalu dilupain begitu saja. Kalau ternyata kamu belum punya, ya segera lah beli. Oiya, belinya jangan yang model ponco ya. Bisa bahaya kalo nyangkut di roda motor. Trus kalo bisa sih belinya sebelum hujan udah mulai sering, karena harganya pasti bakal lebih mahal.

Plastik
Dih buat apaan bawa-bawa plastik? Eits jangan salah. Walaupun terlihat remeh tapi plastik ini bakal menyelamatkan kamu banget deh di saat musim hujan. Yap, kamu bisa gunain plastik buat nyimpen barang-barang elektronik. Ya kali siapa tau aja kan pada kehujanan. Trus, plastik juga bisa berguna buat ngebungkus sepatu biar gak basah.

Baju Ganti
Gak ada yang tau kan kamu bakal kehujanan apa nggak, jadi ada baiknya sih selalu bawa baju ganti kemanapun kamu pergi di saat musim hujan. Kan gak enak kalau niat kencan jadi berantakan cuma gara-gara baju basah.

Baju Hangat
Selain itu siap sedia juga dong sama baju hangat. Karena kan suhu udara saat musim hujan itu jelas bakal lebih dingin. Jadi daripada kamu kedinginan tapi gak ada seseorang yang bisa buat dipeluk, mendingan kan pake baju hangat.

Film dan Game
Biasanya orang itu bakal males keluar atau jalan-jalan saat musim hujan. Apalagi kalau hujannya tergolong lebat dan gak jarang berakibat banjir. Nah oleh karena itu kalian semua pasti udah harus nih nyiapin film-film terbaru atau mungkin game terbaru yang bisa nemenin selama di rumah.

Uang Lebih
Salah satu bagian tubuh kamu yang bakal sering rewel di musim hujan ini adalah perut. Percaya deh, durasi makan bakalan lebih sering ketimbang biasanya. Nah kalo kamu tergolong orang yang doyan hangout, maka mulai lah nyiapin uang lebih buat manjain si perut. Oiya, siap-siap juga sih berat badan bertambah. Hehe

Kira-kira itu dia yang harus kamu siapain saat musim hujan. Semoga aja bermanfaat ya. ^^

KOPI SIANIDA

Jakarta –  Perjalanan panjang kasus sianida kini memasuki babak baru , setelah menjalani sidang selama 27 kali hari ini Terdakwa kasus kematian Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, mendapatkan tuntutan 20 tahun penjara pada Sidang pembacaan tuntutan itu digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016).
“Menjatuhkan pidana kepada Jessica Kumala alias Jessica Kumala Wongso alias Jess dengan pidana penjara selama 20 tahun dikurangi masa tahanan terdakwa,” ujar Jaksa Meylany Wuwung, membacakan surat tuntutan.
Jaksa menuding, dari beberapa alat bukti berupa keterangan saksi, ahli, surat, dan terdakwa yang saling berkesesuaian, jaksa memperoleh fakta-fakta hukum yang tidak bisa disangkal kebenarannya. Fakta-fakta tersebut memenuhi tiga unsur dalam pembunuhan berencana, yakni disengaja, direncanakan, dan merampas nyawa orang lain.
Hal-hal yang kemudian memberatkan Jessica adalah berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya, dan memberikan informasi menyesatkan. Sementara itu, tidak ada hal-hal yang meringankan.
Sebelum tuntutan dibacakan, jaksa penuntut umum terlebih dahulu menjelaskan analisis fakta yang merupakan kajian atas fakta-fakta yang disampaikan saksi dan ahli dalam persidangan-persidangan sebelumnya.
Jaksa menjelaskan, keterangan setiap saksi dan ahli yang mereka hadirkan saling sesuai dan membenarkan adanya pembunuhan terhadap Mirna oleh Jessica menggunakan racun sianida.

Tak hanya itu, jaksa juga membacakan analisis mereka terhadap latar belakang ahli yang dihadirkan tim kuasa hukum Jessica.
Jaksa juga menyebutkan jika tim kuasa hukum Jessica hanya memberikan data-data secara parsial sehingga hasil analisisnya bias, tidak valid, serta tidak dapat dipertanggungjawabkan. Jaksa pun meragukan integritas dan kredibilitas para ahli dari tim kuasa hukum Jessica. (Yayan – harianindo.com)

PILKADA DKI 2017 RASA PILPRES

sumber : lipsus.kompas.com
Kontestasi Pilkada DKI Jakarta memasuki babak baru. Para petarung Ibu Kota mulai bermunculan. Jika sebelumnya kontestasi pilkada berpusat pada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, kali ini lebih ramai. Calon petahana Ahok sudah menemukan pendampingnya, yakni Djarot Saiful Hidayat.
Sementara para penantangnya bermunculan di menit-menit terakhir pendaftaran pasangan calon (paslon) di KPU DKI Jakarta. Mereka adalah Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Jauh sebelum Ahok dan Djarot bersatu, pasang surut mewarnai wacana antara Ahok dan PDI Perjuangan. Belum lagi dengan koalisi parpol di luar Ahok, yang menamakan diri Koalisi Kekeluargaan. Parpol di luar Koalisi Kekeluargaan, yakni Partai Golkar, Hanura dan Nasdem sudah menetapkan hatinya mendukung Ahok.
Dinamika koalisi kekeluargaan pun tak kalah menariknya. Parpol yang tergabung dalam koalisi, yaitu PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Gerindra, PKS, PKB, PAN, dan PPP, belum sepenuhnya sepakat pada satu calon. Ujung-ujungnya, parpol koalisi pun terbelah menjadi dua kubu.
Kubu pertama, yaitu Partai Demokrat, PAN, PKB dan PPP, mengusung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, sementara kubu kedua adalah Partai Gerindra dan PKS dengan jagoannya Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Adanya dinamika politik yang kuat dalam pilkada kali ini bahkan membuat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono berpikir pilkada yang dirasakan saat ini seperti pemilihan presiden. 
"Ini Pilkada DKI rasa pilpres," kata SBY di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 21 September 2016 malam.
Pendaftaran calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat ke KPU DKI Jakarta diantarkan langsung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Ahok dan Djarot bahkan semobil dengan Megawati.
Ahok duduk di kursi belakang bersama dengan Megawati, sementara Djarot duduk di depan bersebelahan dengan sopir.
Meninggalkan Kantor DPP PDIP pukul 13.05 WIB, Rabu, 21 September 2016, Ahok-Djarotbatal menggunakan bus. Rombongan memakai mobil Mega berpelat B 2100 BS.
Ahok dan Djarot mengenakan kemeja yang sama, sementara Djarot mengenakan jas kebesaran PDI Perjuangan. Hujan deras mengiringi rombongan Ahok-Djarot tiba di KPU DKI Jakarta. Tidak hanya PDIP, Hanura, Golkar dan Nasdem pun ikut mengantarkan Ahok-Djarot ke KPU DKI Jakarta.
Usai pendaftaran, Ahok berharap dapat melanjutkan program-program yang belum sempat terlaksana.
"Kita harapkan ini bisa kita lanjutkan dan tentu berharap di dalam pemilihan ini yang dipertandingkan adalah program, yang dikritik adalah program kami, yang dilombakan adalah program. Bukan suku, ras, agama kami," kata Ahok usai pendaftaran di KPU DKI Jakarta, Rabu, 21 September 2016.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap alasannya mengusung pasangan Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI 2017. Salah satunya karena sesuai dengan Bhinneka Tunggal Ika, yakni meski berbeda tapi tetap satu.
"Kalau memilih pemimpin itu harus orang yang punya rasa kebangsaan nasionalisme. PDIP ideologinya Pancasila, sehingga kami ini tidak ada lagi perbedaan. Kita satu jiwa, Bhinneka Tunggal Ika," ujar Megawati di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 21 September 2016.
"Justru kami tidak ingin cari seseorang jadi pemimpin yang menimbulkan SARA. Kita ini negara majemuk luar biasa. Itulah yang saya putuskan," ucap Megawati.
Megawati Soekarnoputri mengungkap alasannya kenapa mengusung pasangan Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI 2017. Salah satunya karena sesuai dengan Bhinneka Tunggal Ika, yakni meski berbeda tapi tetap satu.
"Kalau memilih pemimpin itu harus orang yang punya rasa kebangsaan nasionalisme. PDIP ideologinya Pancasila, sehingga kami ini tidak ada lagi perbedaan kita satu jiwa, Bhinneka Tunggal Ika," ujar Megawati di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 21 September 2016.
Sekretaris PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya telah mempertimbangkan keputusan tersebut dengan matang. Menurut Hasto, sebagai petahana Ahok telah sejalan dengan langkah Gubernur DKI terdahulu yang juga merupakan kader dari partai berlambang banteng moncong putih itu.
"Basuki Tjahaja Purnama atau Mas Ahok hingga saat ini petahana Gubernur DKI yang bertugas meneruskan tugas gubernur sebelumnya pada masa Pak Jokowi dan Ahok, yang telah diusung PDIP sebelumnya," jelas dia.
Ahok juga dinilai memiliki komitmen yang sesuai dengan PDIP. Ideologi Ahok itu juga dinilai sesuai dengan nilai Pancasila dan Undang-Undang 1945.
"Ahok dan Djarot mampu meneruskan Jakarta Baru, yang sebelumnya diusung Jokowi-Ahok pada periode 2012, sebagaimana hasil survei setahun terakhir yang menunjukkan kepuasan publik," papar Hasto. Sumber : newslLiputan6.com



Friday, 7 October 2016

Sarjana? Cuma jadi IRT (Ibu Rumah Tangga)? For What?

"Lu ga sayang sekolah tinggi-tinggi dan jauh malah tempat kuliahnya tapi ujung-ujungnya jadi IRT?" Pasti tidak dipungkiri diantara kita (kali ini yang sudah berkategori berkeluarga ya) pernah di kasih pertanyaan (yang entah iseng ato emang serius nanya) soal itu.

Helloo ladies...jaman sekarang yang makin maju, Ibu Rumah Tangga itu juga diwajibkan memiliki pendidikan yang baik. Apalagi cara pemikiran anak jaman sekarang yang juga semakin berkembang (ga seperti jaman kita anak-anak dulu). Ga mau dong pastinya kalo suatu saat nanti kita dikibulin sama anak sendiri karna kurangnya pengetahuan yang kita miliki. Nooo...


Seperti pernyataan foto di atas ini, "Meskipun hanya Ibu Rumah Tangga setidaknya aku bangga anak dan suamiku di rawat oleh ibu dan istri yang BERPENDIDIKAN." So menuntut ilmu yang tinggi bukan semata hanya karna alasan mendapatkan kerja yang layak dan hanya menjadi wanita karir. Suami dan anak kita juga pasti bangga kalau kita memiliki ilmu yang bermanfaat. Hal ini di dukung oleh salah satu Hadits yang di riwayatkan oleh  Bukhari & Muslim menyebutkan, "Rasulullah bersabda, tidak diperbolehkan iri kecuali kepada dua hal; Seorang laki-laki yang Allah karuniai harta lantas ia membelanjakannya dijalan yang benar dan seorang yang Allah karuniai hikmah (ilmu) lantas ia beramal dengannya serta mengajarkannya."

Menjadi IRT juga tidak segampang seperti yang biasa kita lihat (bahkan ada yang memandang dengan sebelah mata). Salah mendidik dan membinanya (mental maupun akhlaknya) akan berdampak pada generasi penerus kita kelak. Yang di mana peran dari seorang ibu tersebut sama sekali tidak dapat tergantikan oleh pembantu maupun babysitter. Bukan berarti semua tanggung jawab di rumah dan mendidik anak hanya dilimpahkan pada ibu saja ya, tetapi juga harus ada kerjasama antara dari kedua orangtua (ibu maupun ayah) yang dapat di ibaratkan ayah sebagai supir yang merupakan kepala rumah tangga dan ibu sebagai kondekturnya, yang mana kedua-duanya saling melengkapi dan mengerjakan tugas secara bersama-sama.



Thursday, 18 August 2016

IND ONE SIA



Apa sih makna Indonesia bagi kamu?
Ngapain sekolah jauh-jauh ke Luar Negeri, sedangkan di dalam negeri juga banyak sekolah bagus?

Dua pertanyaan ini pasti sering banget deh di tanyain ke semua teman-teman yang sekolah overseas ato-pun yang lagi dinas dan bekerja di luar tanah air tercinta kita ini.
Guys and girls..biar para tau nigh yaa dan ga ada yang di tutup-tutupi, saya akan mencurahkan isi hati saya pribadi dan dari hasil pengamatan saya selama ini. (ceileehh..jangan terlalu dianggap serius yaa. hehe)

Kemanapun dan dimanapun kami berada, terutamanya ke negara manapun malah membuat kita merasa sangat semakin mencintai tanah air Indonesia. Kenapa bisa begitu? Karna dengan banyaknya kita melancong ke negara lain malah ngebuat mata kita terbuka lebar, bahwa Indonesia itu jauh lebih kaya (terutama alam dan budayanya atau malah semuamuanya kita itu jauh lebih kaya). Dan tanpa kita sadari rasa cinta itu akan tumbuh semakin besarnya.
Bahkan kita rela loh buat berangkat pagi-pagi untuk ngejar LRT (kalo di Indonesia biasa disebut juga sama KRL ato MRT) cuma buat ngerayain Hari Sumpah Pemuda dan juga Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kedutaan yang berada di negara tersebut dan ngikutin acara bendera di sana. Rasa haru dan senang karna lagu kebangsaan kita bisa sama-sama kita nyanyikan di negara orang lain. Kebayangkan gimana bulu kuduk kita sampai berdiri dan (seriusan) sampai mewek. Betapa sayangnya kita dan rindunya kita pada Indonesia?

Lirik lagu Tanah Airku ciptaannya Ibu Sud memang betul-betul kerasa dan "ngena" banget buat kita.

Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
Walaupun banyak negri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah kurasa senang
Tanahku tak kulupakan
Engkau kubanggakan
Setiap lagu itu dikumandangkan air mata bangga dan rindu kepada tanah air betul-betul pecah. So sekarang udah pada kejawab kan yaa pertanyaan yang di atas?
Jangan karna kita tidak berada di Indonesia ngebuat kalian menutup mata dan menganggap kita melupakan dan tidak mencintai Indonesia. Statement itu benar-benar salah bung. Karna yang kita rasakan adalah sebaliknya.
Masih ga percaya? Soookk..coba sekali-kali kalian pergi ke Luar Negeri dan rasakan sendiri bagaimana. ^^

Dan satu lagi, rasa persaudaraan kita di sana jaaauuuhh lebih erat loh. Karna kenapa? Kita merasa berasal dari asal yang sama yaitu Negara Indonesia. Mau itu Pelajar, TKW, TKI, bahkan yang Ekspatriat merasakan eratnya tali persaudaraan itu.
Kok bisa ya? Kan ga level tuuh..
Halooo~ di luar negeri masih mau sok kaya-kaya'an nih yaa? Ga perlu pamer-pamer dan sok kaya di sana. Masih banyak loh orang yang juauh lebih kaya dari elo dan ga mamerin bahkan bersikap rendah diri layaknya tanaman padi. So, sebelum bersikap mari kita bercermin dulu ya guys and girls. ^^

Tuesday, 16 August 2016

GLORIA MEMILIH TUMPAH DARAH INDONESIA

GLORIA WNA?? Namun Tanah Tumpah Darahnya Untuk INDONESIA RAYA
Tanggal 17 Agustus 2016 seharusnya menjadi hari yang berkesan bagi seluruh rakyat Indonesia karena pada hari itu , rakyat indonesia menyatakan kemerdekaannya. namun tidak bagi Gloria Natapradja Hamel, gadis belia berusia 16 tahun ini digugurkan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang menjalankan tugas pada peringatan hari Kemerdekaan ke-71 RI di Istana Negara, Jakarta, Rabu 17 Agustus 2016 mendatang. Gloria digugurkan karena disinyalir memiliki dwikewarganegaraan hal ini dibuktikan dengan kepemilikan Pasport Peranci .
Dengan keputusan tersebut maka pupuslah harapan gadis belia ini untuk mengibarkan sang merah putih di istana negara, namun gadis belia ini tidak tinggal diam, Gloria memberanikan diri menulis surat kepada bapak Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, di dalama surat itu Gloria menyatakan bahwa dirinya lahir dan besar di Indonesia, dan memilih Indonesia sebagai tumpah darahnya.
Dikutip dari detik.com, Selasa (16/8/2016), Gloria menyatakan bahwa dirinya mencintai dan memilih Negara Indonesia sebagai kewarganegaraannya.


Dalam surat yang ditulis Gloria pada tanggal 13 Agustus 2016 lalu , juga tertera tanda tangan ibunda dari Gloria yang menguatkan pernyataan dari gadis belia ini untuk memilih warga negara Indonesia
                                                                 Sumber: detik.com

Kejadian ini memicu banyak reaksi salah satunya dari Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menurut beliau kepemilikan dwikewarganegaraan Gloria adalah hal yang tidak mungkin.   Berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan beliau berpendapat bahwa dengan umur Gloria sekarang yang gini berusia 16 tahun, Gloria seharusnya sudah memiliki Kewarganegaraan yang jelas ketika umur 5 tahun, entah itu warga negara Perancis  atau WNI Sumber: cnnindonesia.com

Wednesday, 10 August 2016

STAND WITH YOUR OWN FEET

EPISODE Terbaru akan dimulai setelah Menikah. Banyak dari kita setelah menikah masih pusing dengan keputusan yang diambilnya, mulai dari tempat tinggal nanti dimana, pekerjaan bagaimana, gaji cukup atau tidak dan lain-lain.

Momen-momen awal setelah menikah adalah hal yang menarik , soalnya dari dua orang yang awalnya tidak saling kenal (tidak pacaran) sekarang sudah bisa sering bertemu. setiap bertemu dengan istri menjadi momen yang indah [dag dig dug gitu] hahaha pokoknya AMAZING banget deh..

Dari sebelum menikah saya sudah mengatakan kepada calon istri saya, bahwa insyaAllah setelah menikah kita akan tinggal dirumah sendiri. Entah itu dimana ataupun ukurannya bagaimana, kita lebih baik tinggal berdua. Saya memang terbiasa untuk mandiri mulai dari kuliah di pulau jawa sampai pada waktu penempatan pertama bekerja, saya lebih sering ngekost dan hidup mandiri. Dan alhamdulillah ternyata istri saya juga sudah mandiri, bahkan dia sudah pernah tinggal di negara selain Indonesia. Jadilah kita memiliki visi dan misi yang sama (ceileeh).

And finally setelah menjalankan proses yang cukup panjang dan mendebarkan, bertambahlah buku yang selama ini kita nanti-nantikan. Hehehe


Dari hasil diskusi kita berdua dan tanpa adanya paksaan, kita memutuskan untuk menetap di kota Pare Pare. Kota dimana saya melakukan dinas untuk saat ini. Awal mula dari hanya menyewa satu kamar kost dan alhamdulillah sekarang sudah kontrak satu rumah untuk kita berdua. Dan sekarang dalam proses pembelian rumah.

Kenapa memilih tinggal dirumah sendiri :
1. Karna susah dan senang dalam pernikahan itu lebih sedap (aseekk) kalo kita sendiri yang     merasakannya.
2. Saling menenangkan dan menyejukkan satu sama lain tanpa adanya campur tangan orang lain. Orangtua kan bukan orang lain? Memang kita sedarah dan bahkan kita exist karna adanya mereka. Cuma kita ini sudah menikah, dan bagi orangtua yang mengerti, mereka juga pasti tidak ingin mengganggu atau mencampuri urusan di dalam rumah tangga kita.
3. Kita akan dikenal sebagai diri kita sendiri bukan berlindung lagi dibalik nama besar orang tua kita.
4. Belajar merasakan bagaimana menjadi sosok orang tua dan sosok yang lebih dewasa.


Teman-teman mungkin masih banyak yang ragu untuk tinggal sendiri namun yakinlah bahwa dengan tinngal sendiri hal itu akan membawa banyak manfaat buat kita  pribadi yang bermanfaat bagi kehidupan nanti.